Karya Tulis Ilmiah
KTI KMB : Pelaksanaan Terapi Relaksasasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di RSUP Fatmawati
XMLDiabetes melitus (DM) secara luas diartikan sebagai gangguan metabolisme kronis
yang ditandai dengan metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang abnormal
akibat kegagalan sekresi insulin, kerja insulin, ataupun keduanya. Penyakit ini ditandai
dengan gejala seperti meningkatnya pengeluaran urine (poliuria), dampak dari
meningkatnya pengeluaran urine tersebut menyebabkan rasa haus yang berlebih
sehingga banyak minum (polidipsia), kemudian terjadi penurunan berat badan, rasa
lapar dan makan lebih banyak (polifagia), dan keletihan. Studi kasus ini bertujuan
untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah pasien diabetes melitus sebelum dan
sesudah relaksasi otot progresif. Jenis rancangan studi kasus ini adalah deskriptif
dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara,
observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran biofisiologis (Invitro), dan studi
dokumentasi. Setelah dilakukan intervensi kepada pasien didapatkan hasil yaitu terjadi
penurunan kadar gula darah dimana kadar gula darah sebelum dilakukan relaksasi
adalah 160 mg/dL dan setelah dilakukan relaksasi menjadi 95 mg/dL.
Direkomendasikan kepada perawat ruangan untuk memberikan terapi relaksasi otot
progresif kepada pasien diabetes melitus agar pasien yang mempunyai penyakit
diabetes melitus dapat menjaga kadar gula darahnya dalam batas normal sehingga bisa
menghindari terjadinya komplikasi.
Kata kunci: Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah, Relaksasi, Relaksasi Otot Progresif
Detail Information
| Item Type |
KTI
|
|---|---|
| Penulis |
Ikhsan, Khoirul - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Ausgabe |
Published
|
| Departement | |
| Mitarbeiter | |
| Sprache |
Indonesia
|
| Verlag | Akademi Keperawatan Fatmawati : Jakarta., 2020 |
| Ausgabe |
Published
|
| Schlagwörter | |
| No Panggil |
617 IKH P
|
| Copyright |
Akademi Keperawatan Fatmawati
|
| Doi |








